S1 Teknologi Pangan
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya.
Info: 081234506326 - 081233752227.
PIN BB: 53B4EFD8 - 2A1CE131

Senin, 26 Januari 2015

S1 International Culinary Business


Belajar Cost Control Untuk Menu Buffet

Dalam program perkuliahan S1 International Culinary Business, mahasiswa diarahkan untuk menjadi calon entrepreneur andal di bidang kuliner. Perkuliahan dengan sistem lebih banyak praktek dan diajarkan langsung bagaimana berbisnis kuliner. Bahkan, para mahasiswa juga diajak untuk belajar menciptakan bisnis, karena ini yang sangat penting, disamping masalah pemasarannya.




Tampak pemandangan kesibukan mahasiswa S1 International Culinary Business praktik materi kuliah Menu Catering untuk dijadikan peluang bisnis. Bertepatan dengan momen Ramadan, mahasiswa mendapat tawaran pesanan membuat Sajian Menu Spesial Berbuka Puasa secara Buffet. 

Chef Yuda (paling kiri)

Chef Adeline (Kanan)
Dipandu oleh Chef Yuda dan Chef Adeline, selaku dosen pengajar, mahasiswa diajak untuk membuat beberapa Menu Asian food serta Indonesian food yang sesuai dengan materi di silabus.
“Dalam materi perkuliahan Pengolahan Menu Catering yang diajarkan selama 10 kali pertemuan, acara buffet ini salah satu bentuk pembelajaran berbisnis kuliner. Disamping praktik membuat produk masakan dalam jumlah banyak, mahasiswa juga harus belajar mengetahui bagaimana menghitung dan mengendalikan segala biaya untuk sebuah produk makanan agar diketahui harga jual dan value- nya” Ungkap Chef Adeline yang kerap disapa Chef Della ini.

Dalam penyajian jamuan makan buffet, mahasiswa S1 International Culinary Business telah menyiapkan berbagai varian hidangan menarik dari makanan pembuka hingga varian menu utama dan penutup yang istimewa. Antara lain ada Ramadan Tajil buah kurma dan minuman hangat (teh & kopi), lalu menu istimewa yang wajib dicoba seperti sup timlo, bistik lidah, ayam saus lemon, dan es Manado. Tamu dapat menikmati buffet menu spesial buka puasa dengan harga istimewa yaitu hanya Rp 35.000. Wow, harga yang cukup murah dengan menu yang istimewa, lho !


 Lantas bagaimana untuk menentukan harga jual dari produk makanan? Dalam program bisnis kuliner, mahasiswa diarahkan untuk dapat belajar menghitung harga pokok penjualan (HPP). Pada perhitungan modal pokok usaha di bidang kuliner, akan lebih konkret bila menghitung total biaya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah resep makanan kemudian dibagi dengan berapa porsi makanan yang dihasilkan dari resep tersebut. Begitu juga pada produk makanan lainnya yang ada dalam setiap resep menu buffet.

Biaya-biaya lain seperti gas, tenaga kerja, listrik, transpor, dan biaya operasional lainnya tidak dimasukkan ketika menghitung modal pokok. Tujuannya agar harga modal seporsi jelas lebih murah dan dapat bersaing di pasaran. Akan lebih tepat biaya operasional yang dikeluarkan dihitung setiap minggu yang diperoleh atau bulan baru dikurangi dari keuntungan kotor yang diperoleh.
Biaya operasional tersebut dapat diperhitungkan dari pengurangan keuntungan kotor dan penjualan usaha. Mengapa perhitungannya biaya seperti gas, upah, listrik bila dimasukkan ke dalam modal pokok selain jumlahnya abstrak (tidak bisa di pastikan atau kira-kira) maka modal pokok seporsi akan jatuh lebih mahal penjualannya sehingga agak sulit bersaing harga.

Mahasiswa S1 International Culinary Business diberikan contoh langsung pemahaman tentang cost control praktik untuk acara jamuan makan buffet ini, dengan harapan bisa mengestimasi bagaimana cara menghitung sebuah harga jual produk. Penetapan sebuah harga jual tentu akan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kenaikan harga beli bahan di pasaran, kenaikan bahan baku dan lainnya. “Agar sebuah produk bisa tetap bertahan di pasaran sebaiknya jangan pernah menurunkan kualitas produk yang diproduksi” pungkas Chef Adeline menerangkan. Mahasiswa pun mangaku senang mengikuti perkuliahan ini mengingat manfaat pengetahuan bagi mereka kelak.





Setelah penyelenggaraan acara buffet ini, diharapkan mahasiswa S1 International Culinary Business, selain bisa membuat produk kuliner dan cost control, juga bisa belajar menciptakan peluang bisnis kuliner yang siap bersaing dipasaran. Ingin bisa seperti mereka ? Sekolah S-1 International Culinary Business bisa jadi pilihan untuk pendidikan kuliner & bisnis. *Upi



S1 Education Program
“International Culinary Business”

IEU (Indonesian European University)
Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B

Graha Tristar || Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya
Ph. 081233752227 – 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8













Kamis, 15 Januari 2015

Pelajaran Dasar Membuat Kue & Roti - Akpar Majapahit


Mengintip Materi Perkuliahan Dasar Patiseri
Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya


Suka bikin kue ? Mau buka cakeshop pastry & bakery? Apa mau menjadi baker yang profesional ? Mulailah dahulu kenali seluk-beluk dunia patiseri. Tapi, dimana Anda bisa mendapatkan pengetahuannya ?

Akademi Pariwisata Majapahit memberi solusi bagi Anda yang ingin belajar memulai atau mengembangkan diri di bidang makanan. Dan salah satunya melalui perkuliahan program keahlian patiseri. 
Di bidang ini, ilmu yang yang dipelajari mulai dari pengetahuan bahan dasar / utama untuk membuat roti-kue, nutrisi dan gizi, teknik pembuatan dan pengolahan berbagai macam roti-kue hingga menjadi produk bercita rasa tinggi, serta teknik penyajiannya secara benar dan higienis. 
Diajarkan oleh para pengajar yang profesional dan berpengalaman di bidang patiseri. Didukung dengan peralatan standar industri, dan program keahlian patiseri sangat cocok untuk individu yang hendak berkarya di bidang patiseri.
Untuk mencapai tujuan diatas, maka selama satu tahun masa perkuliahan patiseri, Anda belajar teori dan praktek langsung setiap hari sampai Anda betul-betul bisa dan terampil. Terampil dalam membuat aneka roti dan kue dari seluruh penjuru dunia. 

Cathetounge


Materi dasar apa saja yang ada di dunia patiseri ? Di kampus ini selain praktik langsung, dosen pengajar akan menjelaskan secara teori mengenai pengetahuan umum tentang pastry dan bakery, serta metoda-metoda yang ada. Mulai dari jenis produk roti, cake, kue kering dan pie, ada juga yang termasuk dalam adonan batters seperti choux, crapes dan fruit fritter. Yang tak kalah serunya, saat belajar mengenai jenis produk yang termasuk ke dalam adonan croissant, danish dan puff. Dimana kue ini berlapis-lapis dan hasilnya begitu cantik. Anda penasaran ?






 Lantas, susahkah belajar patiseri ? Tidak ada kata susah untuk belajar. Akademi Pariwisata Majapahit memberikan kemudahan bagi Anda dalam mengeksplorasi dan mengekspresikan kreatifitas dan bakat yang dimiliki. Jadi tunggu apalagi, Akademi Pariwisata Majapahit pilihan yang tepat untuk belajar untuk menjadi Master Chef Profesional. Saat lulus, Anda sudah siap untuk langsung bekerja memulai karier pada industri makan, baik skala nasional, regional, maupun internasional. *Upi


Fruit Tartlet
Chicken Curry Puff



Butter Cookies
Croissant





Harlequin Roll Cake























Danish Pinwheel

















Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya 
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2A6A1F4E
Fax. (031) 8432050

www.majapahit.org / www.matoa.info


Tips Membuat Pie & Tarlet


Tentang Pie & Tartlet, Satu Adonan Beda Bentuk

Fruit Tartlet
Cheese Pie Mixberry



















Konon kue ini ditemukan sejak jaman Romawi. Catatan resep pembuatan kue pie pertama kali ditulis dan didokumentasikan oleh seorang tokoh Romawi Marcus Gavius Apicus. Tidak terlacak apakah Marcus ini adalah seorang juru masak hebat, politisi atau filusuf di era Romawi. Yang pasti resep pertamanya memuat berbagai jenis pie yang ditulis dengan rinci dan dikaitkan dengan tradisi pie tertentu untuk disajikan pada seremoni hari-hari besar.
Seiring dengan perkembangan dunia kuliner, lambat laun kulit pie diciptakan sedemikian. Berkat keunikan citarasanya, pie pun akhirnya menyebar ke suluruh penjuru Eropa termasuk Inggris. Awalnya, pie dibuat dalam ukuran besar yang disajikan sebagai hidangan utama dengan isian daging, dan kini isian pie pun menjadi beragam dengan rasa gurih atau manis. Begitu juga dengan tartlet, bahan kulitnya dibuat dari adonan yang sama seperti pie namun bentuk ukurannya lebih kecil alias mini-mini. 


Yuk, ketahui cara membuat kulit pie atau tartlet sendiri ? Pie atau Tartlet termasuk jenis pastry yang cara membuatnya cukup mudah, bahkan jauh lebih praktis bila Anda paham akan resepnya terlebih dahulu.

Kulit Tartlet
Resep Kulit Pie / Tartlet

Bahan:
  • 200 gram  Tepung terigu protein sedang 
  • 50 gram  Gula halus 
  • 1/2 sendok teh  Garam 
  • 70 gram  Mentega 
  • 1 butir  Telur ayam 


Cara Membuat:
  1. Campur tepung terigu, gula , garam, mentega/margarin, dan telur, aduk hingga tercampur rata. Simpan dalam lemari es 15 menit.
  2. Giling adonan setebal 1/2 cm, lalu cetak dalam cetakan pai (sesuai selera) yang telah dioles margarin.
  3. Tusuk-tusuk dengan garpu, lalu panggang dalam oven dengan api bawah suhu 170 C selama 20 menit hingga matang, angkat. 


Intip Petunjuk Praktis Membuat Kulit Pie atau Tartlet:

Cetakan Pie & Tartlet
Untuk membuat kulit pie atau tartlet yang enak, salah satunya pilihan bahannya harus tepat. Nah sebelum membuatnya, apa saja yang musti diperhatikan:
  1. Baca dan pelajari resep secara cermat sebelum mulai membuatnya.
  2. Siapkan semua peralatan yang digunakan seperti timbangan, cetakan pie atau tartlet, oven, dll, sesuai petunjuk resep. Untuk cetakan harus dioles dengan margarin terlebih dahulu.
  3. Timbanglah bahan dengan tepat dan pastikan setiap bahan yang dibutuhkan dalam resep terukur sesuai resep.
  4. Siapkan oven, lalu panaskan minimal 15 menit sebelum adonan dipanggang.
  5. Jika mengaduk adonan dengan tangan, jangan terlalu lama agar adonan tidak matang karena terkena suhu panas badan. Untuk memudahkan saat pengadukan gunakan sendok kayu atau dua buah pisau. Kini untuk praktisnya bisa menggunakan pisau khusus yaitu pastry cutter.
  6. Jika adonan sudah merata dan licin, diamkan beberapa saat dalam suhu dingin agar semua bahan menyatu dan mudah dipipihkan (simpan dalam lemari es selama 15 menit).
  7. Pipihkan adonan dengan rolling pin (gilingan kayu) dengan ketebalan sesuai resep atau sesuai selera. Setelah itu letakkan diloyang / cetakan sambil ditekan-tekan hingga agak padat.
  8. Kulit pie atau tartlet yang sedang dipanggang dalam oven seringkali menggelembung permukaannya. Untuk mencegahnya, sebelum dipanggang tusuk-tusuk permukaan kulit pai dengan garpu, lalu lapisi dengan kertas roti dan beri pemberat seperti kacang-kacangan atau beras. *Upi



Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya 
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2A6A1F4E
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info